Manado : Kehadiran pembangit listrik tenaga surya(PLTS) di pulau Bunaken, yang di resmikan pada awal tahun 2011 ini, ternyata belum juga menjawab kebutuhan listrik di kawasan wisata bahari dipulau itu.
Tinginya kebutuhan listrik masyarakat dan idustri pariwisata di Bunaken, menyebabkan PLN sering melakukan pemadaman. Padahal saat peresmian pembangit listrik tenaga surya beberapa bulan lalu, gubernur Sulawesi Utara Sinyo Hari Sarundayang dan sejumlah pejabat PLN menjamin permasalahan penerangan yang sering di sampaikan masyarakat tidak terjadi lagi. Namun seiring janji itu berlalu, masyarakat masih diperhadapkan pada masalah yang sama.
"Dalam satu hari sering tiga kali pemadaman pak. Bahkan dalam sehari tidak menyala listrik" tutur sejumlah warga Bunaken pada Sabtu(25/6/2011).
Pemadaman listrik yang sering terjadi di kawasan wisata itu, ikut juga mempengaruhi pendapatan masyarakat. Seperti halnya pedagang es. Pedagang pada umumnya ibu-ibu rumah tangga, mereka terpaksa berhenti menjual walaupun masih ada permintaan wisatawan.
Sementara itu seiring peningkatan kebutuhan listrik di Bunaken, PT PLN berencana menambah lahan untuk ditempatkan alat penyimpan tenga surya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar